Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Salacca Tea: Teh Celup Kulit Salak Untuk Cegah Diabetes Di Aek Manis Kota Sibolga

Authors

  • Dedi Mizwar Tarihoran STIKes Nauli Husada Sibolga,Indonesia
  • Dewi MS Situmeang STIKes Nauli Husada Sibolga, Indonesia
  • Leoni Siregar STIKes Nauli Husada Sibolga, Indonesia
  • Hanna Putri STIKes Nauli Husada Sibolga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v18i1.248

Keywords:

Teh Kulit Salak, Diabetes Melitus, Obat Herbal, Senyawa Bioaktif, Limbah Bernilai Guna

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat tubuh tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah cukup atau tidak dapat memanfaatkannya secara optimal. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti gangguan ginjal, kebutaan, penyakit jantung, dan amputasi. Di Indonesia, prevalensi diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga upaya pencegahan dan penanganan sangat diperlukan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan bahan alami sebagai obat herbal. Kulit buah salak yang selama ini dianggap limbah ternyata mengandung senyawa aktif seperti ferulic acid, proline, cinnamic acid derivatives, arginin, dan pterostilbene yang berperan dalam regenerasi sel, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu, kulit salak dapat diolah menjadi teh herbal yang bermanfaat sebagai terapi alternatif untuk penderita diabetes melitus. Pemanfaatan kulit salak sebagai teh tidak hanya memiliki potensi sebagai obat herbal yang aman dari efek samping kimia, tetapi juga membuka peluang pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Dengan pengolahan yang sederhana dan pemanfaatan bahan lokal, teh kulit salak dapat dikonsumsi sebagai minuman sehat seharihari sekaligus menjadi inovasi dalam pemanfaatan sumber daya alam sekitar

References

Afriansyah, F. (2016). Uji organoleptik teh herbal dari kulit buah salak pondoh hitam (Salacca edulis reinw) sebagai alternatif minuman penderita diabetes. STIKes Insan Cendekia Medika Jombang.

Alfaqih, N. M. R., Kep, M., & Ns Bayu Akbar Khayudin, M. K. (2022). Manajemen Penatalaksanaan Diabetes Mellitus. Guepedia.

Asfar, A. M. I. T., Adiansyah, R., Asfar, A. M. I. A., & Zailan, A. (2023). Olah limbah pisang dengan konsep zero waste. CV Jejak (Jejak Publisher).

Elfita, L., Aridamayanti, B. G., & Indah, F. P. S. (n.d.). Bunga Rampai Pangan, Obat, dan Kesehatan Sinergi Interprofesi dalam Mewujudkan Ketahanan dan Kesehatan Masyarakat Indonesia. PT. Optimal untuk Negeri.

Febriyanti, F., Rahmi, A., & Gusrianti, G. (2026). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diabetes Melitus pada Usia Produktif di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2025. Applicare Journal, 3(1), 477–489.

Ghofur, A., Efendi, Y., & Irawan, M. R. N. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan limbah kulit salak menjadi produk unggul melalui model industri kreatif di kecamatan kapas kabupaten bojonegoro. BERDAYA: Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 91–98.

Kamilah, R. H. (2025). Pemanfaatan Produk Alam dalam Mengatasi Resistensi Antimikroba: Tinjauan Naratif Sistematis Menuju Inovasi Kesehatan Berkelanjutan. In Proceedings National Conference Sinesia (Vol. 1, pp. 533–556).

Kholil, A. (2017). Analisis fisis briket arang berbahan alami kulit buah Salak dan pelepah Salak. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Kurniawan, C. (2024). Diabetes & Mata Acuan Komprehensif Untuk Kesehatan Mata. Deepublish.

Lubis, F. N., Lubis, A., Zahira, D., Maliza, N., Dharmadiah, D., Putra, R. A., … Setiawan, B. (2024). SOSIALISASI PROGRAM PENGOLAHAN PRODUK OLAHAN DARI KULIT BUAH SALAK (Salacca Zalacca) DI DESA RUMAH RIH. Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), 2(02), 119–124.

Maturahmah, E., Prafiadi, S., & Endriyani, I. Z. (2023). Pemanfaatan tanaman obat herbal di Kampung Petrus Kafiar, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Advances In Social Humanities Research, 1(3), 136–146.

Nugroho, A. W. (2017). Konservasi keanekaragaman hayati melalui tanaman obat dalam hutan di Indonesia dengan teknologi farmasi: Potensi dan tantangan. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(7), 377–383.

Nuryati, E., & Epid, M. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Masyarakat. Ilmu Kesehatan Masyarakat, 75.

Pakpahan, M., Sirait, A. S., Budiaty, W. O. S., Sianturi, T. R. S. E., Ashari, A. E., Nasution, L. G. D. G. S., & Simamora, J. P. (2022). Pengantar Kesehatan Masyarakat.

Rabiatunnisa, A., & Ropiatningsuari, N. (2025). Pengolahan Limbah Kulit Jeruk Bali (Citru Grandis L. Osbeck) Menjadi Selai. Elumme: Journal of Students Journal, 3(2 (Desember)).

Suntara, D. A. (2023). LITERATURE REVIEW: PENGARUH KULIT SALAK (SALACA ZALACCA) TERHADAP GLUKOSA DARAH. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(1), 263–270.

Suyanto, S., Nugroho, Y., Supandi, S., Rudy, G. S., & HES, Y. (2024). Keanekaragaman Flora Di Area PT. Borneo Indobara Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. CV Banyubening.

Zulfaidah, Z., Handayani, K. R., & Kenta, Y. S. (2021). Uji Efek Ekstrak Etanol KulitSalak Terhadap Kadar Ureum Kreatinin Tikus Putih Jantan Diinduksi Stereptozotocin. Farmakologika: Jurnal Farmasi, 18(1), 34–44.

Downloads

Published

2024-09-30