Pemberdayaan Petani Milenial melalui Kegiatan Produksi Bibit Mandiri Berkualitas di Desa Mundu

Authors

  • Feri Wibowo Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Aaliyah Faatin Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Alvina Gian Apriliani Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Aqila Nurul Khumaira Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Bimo Wijaya Atmojo Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Brillan Nala Rakhmatal Azza Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Choirul Wahyu Nur Budiyanto Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Ferdyan Oka Mahendra Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Sarah Cantika Larasati Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Sisca Fiantin Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Eksa Rusdiyana Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v18i2.273

Keywords:

Enpowerment, Seedling, Training

Abstract

Desa Mundu memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, namun masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan bibit berkualitas. Kegiatan “Pemberdayaan petani milenial melalui kegiatan produksi benih mandiri” bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal berupa tanaman alpukat dan memberdayakan petani muda di Desa Mundu. Pelaksanaan program dilaksanakan dengan pendekatan kelompok dan teknik penyuluhan (untuk meningkatkan pengetahuan), serta praktik (untuk meningkatkan ketrampilan). Pelaksanaan kegiatan terdiri dari pelatihan intensif mengenai teknik produksi benih berkualitas, sosialisasi terkait bibit yang berkualitas dan cara pembuatannya, pembuatan rumah semai dan rumah bibit, pelatihan penyemaian benih unggul, pelatihan pembuatan bibit dengan cara sambung pucuk, pelatihan cara perawatan bibit yang baik dan workshop digital marketing. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, dapat diidentifikasi adanya peningkatan pengetahuan tentang pembibitan dari skor awal 6 menjadi 8, serta peningkatan ketrampilan dalam pembibitan maupun sambung pucuk. Melalui pelatihan tersebut masyarakat desa Mundu dapat memproduksi bibit alpukat yang berkualitas dengan cara sambung pucuk

References

Abidin, J., Fedrina, R., & Agustin, R. (2022). Penguatan Kelembagaan Desa Wisata melalui Promosi Digital Marketing di Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Jurnal Abdimas Pariwisata, 3(1), 1–10.

Ahmadi, A., Ridwan, R., & Tinggogoy, D. D. (2021). Tingkat keberhasilan sambung pucuk alpukat (Persea americana) pada waktu penyambungan yang berbeda. Agropet, 18(2), 34–41.

Alfitri. (2011). Community Development, Teori dan Aplikasi. Pustaka Pelajar.

Aprilia, A., Leilani, I., & Putri, E. (2024). Pengaruh Perbedaan Panjang Batang Atas dan Bawah terhadap Sambung Pucuk ( Grafting ) Alpukat ( Persea americana ) di Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Prosiding SEMNASBIO, 330–338.

Azhari, N. M., Anantanyu, S., & Rusdiyana, E. (2021). Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Pemuda untuk Melanjutkan Usaha Tani di Daerah Konservasi DAS Solo Hulu. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 2(1), 33–44. https://doi.org/10.47687/snppvp.v2i1.180

Djami, M. M., Manuain, L. M. M., Moru, O. O., Renda, T., Pellondou, A. O., Hendrik, Y. Y. C., & Arkiang, F. (2022). Dialog Aksi Berbasis Kearifan Lokal Dalam Rangka Penguatan Moderasi Beragama di Desa Tesbatan, Kec. Amarasi, Kab. Kupang. LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 17–22.

Dwinarko, D., & Muhammad, P. (2023). Pemberdayaan Petani Manggis Generasi Milenial Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Digital Komunikasi Pemasaran Di Desa Ponggang Serangpanjang Subang. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 4(10), 97–116.

Fatimah, S., Hidayat, K., & Kustanti, A. (2024). Pola Kemitraan Pt Pameling Agro Nusantara Dengan Petani Alpukat Pameling Sebagai Upaya Mensejahterakan Petani. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 8(1), 227–237.

Firman, A. A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat di Desa Berbasis Komunitas: Review Literatur. Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram, 7(1), 132–146.

Handika, P. D., Nano, E. D., & Purwanto, P. (2023). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Perkebunan Buah Alpukat Juragan Kebun Di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(2), 89–95.

Hartati, S., Yunus, A., Nandariyah, N., Yuniastuti, E., Pujiasmanto, B., Purwanto, E., & Dirgahayu, P. (2022). Diversifikasi Tanaman Pekarangan Dengan Tanaman Alpukat untuk Meningkatkan Gizi Keluarga (Vol. 11, Issue 2, pp. 161–166).

Hernita, H., Suharto, S., Nugraheni, P. D., Adi, F. P., & Syafaa, A. R. (2021). Vocational education policy white paper. Vocational Education Policy: White Paper, 3(3), 1–6.

Husain, I., Rahim, Y., Saleh, R. Y., & Ngadi, S. (2022). Inisiasi Rumah Bibit untuk Pemberdayaan Anggota Dasa Wisma Mamdiri RT02/RW03 Kelurahan Limba U2 Kecamatan Kota Selatan Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian, 1(2), 32–37.

Husni, H., & Pratama, D. A. (2022). Pengaruh Teknik Sambung Pucuk Tanaman Alpukat Cipedak di Kelompok Tani Sejahtera Makmur, Cipedak, Jakarta. AGRISIA-Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 14(2).

Ikballudin, Y., Sulaeman, M. M., & Nurlina, L. (2022). Pendampingan Intensif dalam Pemberdayaan Masyarakat Peternak di Desa Cilembu: Analisis Kasus Program Indonesia Gemilang LAZ Al-Azhar. Jurnal Triton, 13(1), 52–66.

Indrawan, R., Septriarini, E., Burhanudin, L., Marlina, M., & Mulyana, A. R. (2023). Socialization and Digital Marketing Workshop for UMKM in Ngamprah District, West Bandung Regency. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 248–256.

Khodijah, N. S., Santi, R., & Pamungkas, K. (2022). Sosialisasi Dan Penanaman Bibit Buah Lokal Sebagai Upaya Alternatif Penopang Ekonomi Masyarakat Di Era Pandemi. Abdimas Mandalika, 1(2), 48–56.

Kusmana, E., & Garis, R. R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pertanian Oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(4), 460–473.

Maharani, F., Rozaki, Z., Wulandari, R., & Arie, C. N. (2024). Kontibusi Petani Milenial dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan. Seminar Nasional Agribisnis, 1(2), 140–144.

Permatasari, P., Winarno, J., Suwarto, S., & Wibowo, A. (2021). Edukasi Pengembangan Budidaya Alpokat pada Kelompok Tani Rukun Makaryo Desa Pereng, Mojogedang, Karanganyar. Journal of Community Empowering and Service, 5(1).

Rusdiyana, E., Cahyadi, M., Pramono, A., & Budiman, A. W. (2020). Partisipasi Petani Dalam Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Kotoran Sapi Di Desa Kaliboto Farmers ’Participation in Training for Managing Organic Fertilizer Based on Beef in Kaliboto Village. Jurnal Qardhun Hasan, 6, 127–133.

Sadwiyanti, L., Sudarso, D., & Budiyanti, T. (2009). Budidaya alpukat. In Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika. Hal (pp. 1–11).

Suminah, Wijayanto, A., Ihsaniyati, H., & Rusdiyana, E. (2018). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Empon-Empon Di Desa Miri Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Prosiding SEMNASTAN, 0(0), 173–183. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastan/article/view/2272

Suryani, S., & Rindaningsih, I. (2023). Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. PERISAI: Jurnal Pendidikan Dan Riset Ilmu Sains, 2(3), 363–370.

Susanti, D. S., Sembiring, J., Fachrizal, R., Kusumah, R., Resubun, M. L., & Mendes, J. A. (2024). PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DAN PEMBUATAN TEPUNG KOLAM DI KAMPUNG KOLAM DISTRIK MUTING KABUPATEN MERAUKE PAPUA. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(2), 393–402.

Yusliana, E., Anantanyu, S., & Rusdiyana, E. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi petani dalam melakukan usahatani ikan air tawar di kecamatan Polanharjo kabupaten Klaten. Agromix, 11(2), 202–217. https://doi.org/10.35891/agx.v11i2.2022

Downloads

Published

2025-03-13

Most read articles by the same author(s)