Edukasi Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas Di Sma N 1 Sibolga
DOI:
https://doi.org/10.35335/lebah.v18i4.385Keywords:
Korban Kecelakaan, Lalu LintasAbstract
Angka kejadian kecelakaan lalu lintas meningkat setiap tahunnya. Kematian akibat akibat kecelakaan lalu lintas meningkat terutama di negara – negara berkembang. Angka kecelakaan di Indonesia menduduki peringkat ke-8 di dunia dan urutan ke 3 untuk angka kematian akibat kecelakaan. Korban kecelakaan di Indonesia didominasi oleh kelompok usia produktif terutama pada pelajar dan mahasiswa. Pengabdian kepada masyarakat mengenai edukasi kecelakaan lalu lintas di SMA Negeri 1 Sibolga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang pentingnya keselamatan berkendara. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta penyampaian materi terkait penyebab, dampak, dan cara pencegahan kecelakaan lalu lintas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya keselamatan di jalan. Diharapkan melalui edukasi ini, siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Sebagian besar pertolongan pertama pada korban kecelakaan dilakukan oleh masyarakat di tempat kejadian. Namun banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui cara menolong korban yang baik dan benar pada saat setelah kecelakaan terjadi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA N 1 Sibolga dalam pertolongan pertama korban kecelakaan. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui edukasi pertolongan pertama korban kecelakaan dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) melalui google meeting. Sebanyak 25 orang siswa dilibatkan sebagai peserta. Pengetahuan peserta sebelum dan setelah mengikuti edukasi kesehatan diidentifikasi menggunakan pre-test dan post-test yang berisi 10 pertanyaan multiple choice melalui google form. Pengetahuan peserta dalam pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas disajikan dalam bentuk grafik. Rata – rata skor pre-test menunjukkan nilai 54,50 poin dan meningkat pada post – test sebesar 84,80 poin. Ini menunjukkan bahwa edukasi pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas di SMA N 1 Sibolga dapat meningkatkan pengetahuan peserta pada ranah kognitif. Disarankan untuk organisasi didalam sekolah maupun sekolah itu sendiri untuk dapat meningkatkan kerjasama dengan pihak puskesmas dalam simulasi pertolongan pertama kecelakaan sehingga siswa SMA memiliki kemampuan untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas
References
Cepat, W. P. C. L., Tinggi, D. A. T. M.-T., & Awal, M. B. (2024). 2.3 Permasalahan Utama. Dr. Ilham, ST., MT, 81.
Harahap, I. (2024). Penyelesaian Hukum Terhadap Pelaku Kecelakaan Lalu Lintas. Collegium Studiosum Journal, 7(2), 515–534.
Heply, S. A., & Siahaan, D. Z. (2022). Analisis penyebab kecelakaan lalu lintas di kota tanjung pinang kepulauan riau. Aufklarung: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(3), 200–214.
Maulana, I. D. (2025). Optimalisasi unit laka lantas dalam penanganan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum polres kudus. Police Studies Review, 9(3), 329–380.
Mubalus, S. F. E. (2023). Analisis faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sorong dan penanggulangannya. Soscied, 6(1), 182–197.
Panjaitan, A. Y. (2024). Karakteristik Pasien Fraktur pada Ekstremitas atas Periode Januari 2018–September 2023 di Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia. Universitas Kristen Indonesia.
Rasyid, T. A., Indra, R. L., Saputra, B., & Sandra, S. (2022). Edukasi Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan Lalu Lintas pada Siswa SMA di Kubu Rokan Hilir. Karya Kesehatan Siwalima, 1(2), 42–47.
Riandini, I. L., Susanti, R., & Yanis, A. (2015). baran Luka Korban Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Pemeriksaan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2).
Saputra, A. D. (2018). Studi tingkat kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia berdasarkan data KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dari tahun 2007-2016. Warta Penelitian Perhubungan, 29(2), 179–190.
Saragih, D. (2021). Kebijakan Hukum Dalam Upaya Penanggulanan TIndak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas Yang Mengakibatkan Matinya Korban (Studi Sat Lantas Polres Humbang Hasundutan). Universitas Medan Area.
Seni, W., Zahara, H., Karma, T., Kala, P. R., Idroes, G. M., Yustiana, Y., … Fauziah, N. (2024). Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Siswi SMA Swasta Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 1120–1129.
Setyowati, D. L., Firdaus, A. R., & Rohmah, N. (2018). Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Di Kota Samarinda Factor Cause Of Road Accidents At Senior High School Students In Samarinda. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 7(3), 329–338.
Suarayasa, K. (2020). Strategi menurunkan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia. Deepublish.
Suastrawan, P. G. P., Saputra, I. K., & Yanti, N. (2021). Hubungan Pengetahuan Pertolongan Pertama Dengan Motivasi Menolong Korban Kecelakaan Lalu Lintas Pada Masyarakat Di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Bali. Coping. Community of Publishing in Nursing, 9(2), 236.
Syakur, R., Kadir, H. A., Dassi, M., & Usman, F. (2020). Faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada remaja di SMK Plus Prima Mandiri Makassar. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, 2(2), 89–102.
Utomo, R. B., & Chasanah, F. (2025). Pengaruh faktor perilaku manusia terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Yogyakarta.
Zainafree, I., Syukria, N., Addina, S., & Saefurrohim, M. Z. (n.d.). BAB IV. EPIDEMIOLOGI KECELAKAAN LALU LINTAS: TANTANGAN DAN SOLUSI.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sempakata Kahban, Astri Puspita Sari Laia, Leony Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

