Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasi Pengaruh Serbuk Daun Kelor Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Aek Parambunan Kota Sibolga
DOI:
https://doi.org/10.35335/lebah.v18i1.247Keywords:
Diabetes Melitus, Serbuk Daun Kelor, Edukasi, Penurunan Gula DarahAbstract
Edukasi Pengaruh Serbuk Daun Kelor terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus merupakan program yang dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penyakit degeneratif, khususnya Diabetes Melitus (DM), akibat perubahan gaya hidup modern. Data IDF (2017) menunjukkan bahwa penderita diabetes di dunia mencapai 425 juta jiwa dan diprediksi terus meningkat. Di Indonesia sendiri, jutaan orang telah terdiagnosis DM, bahkan sebagian besar belum terdeteksi (Riskesdas, 2013).Diabetes melitus terjadi akibat kekurangan insulin atau resistensi insulin, sehingga menyebabkan hiperglikemia (Tandra, 2016). Daun kelor diketahui mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang berfungsi menghambat penyerapan glukosa di usus serta meningkatkan sekresi insulin, sehingga berpotensi menurunkan kadar gula darah (Kwon et al., 2007; Fiana et al., 2016). Penelitian sebelumnya juga membuktikan bahwa konsumsi teh daun kelor dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan (Ples & Ho, 2007). Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengendalian kadar gula darah dengan pemanfaatan serbuk daun kelor, serta membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita DM. Strategi pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan serbuk daun kelor, penggunaan media edukasi (video animasi, buku panduan, dan media sosial), serta monitoring melalui pre-test dan post-test. Luaran program yang diharapkan antara lain terciptanya buku edukasi nutrisi, video animasi, artikel ilmiah, serta pemanfaatan serbuk daun kelor dalam diet sehat. Indikator keberhasilan meliputi peningkatan pengetahuan masyarakat, partisipasi minimal 30 peserta, penggunaan serbuk daun kelor oleh 50% peserta, penurunan kadar gula darah rata-rata 20 mg/dL, serta penyebaran informasi ke lebih dari 100 orang melalui media sosial. Dengan terlaksananya program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kadar gula darah, serta memanfaatkan serbuk daun kelor sebagai alternatif alami untuk pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus
References
Agustina, A. (2020). Penentuan Potensi Antidiabetes Senyawa Katekin dan Luteolin pada Ekstrak Air Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) terhadap Aktivitas Inhibisi Enzim Alfa-Glukosidase secara In Silico. Universitas Brawijaya.
FADHILA, C. (2023). PENGARUH SENAM DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KLINIK TUTUN SEHATI TANJUNG MORAWA. Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utara.
Faren, P. (2022). Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Kadar Glukosa Urine Metode Benedict. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Farhan, M. F., Yulianti, R., & Lestari, W. (n.d.). PENGARUH EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH PADA MODEL TIKUS WISTAR PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERKOLESTEROLEMIA-DIABETES.
Febrianti, N., & Hamzah, I. (2024). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Diabetes Mellitus Terhadap Self Efficacy Di UPTD Puskesmas Singgani Kota Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4293–4300.
Fitria, A. F. Q. (2015). Pengaruh Pemberian Perasan Apel Hijau (Malus sylvetris) Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Mencit (Mus musculus). Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Habiburrahman, H., Hasneli, Y., & Amir, Y. (2019). Efektivitas terapi dzikir terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe ii. Jurnal Ners Indonesia, 8(2), 132–144.
Indriana, T. E. (2018). Pengaruh Pemberian Seduhan Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Seduhan Daun Kersen (Muntingia calabura L) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep. Universitas Airlangga.
Jurni, J. (2020). Pengaruh Pemberian Singkong Kukus (Manihot Esculenta Cratz) Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus Musculus). Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Malihah, D., & Emelia, R. (2022). Treatment Pattern of Antidiabetic Drugs Use One Type II Diabetes Mellitus Patients at RSAU dr. M. Salamun. Jurnal Delima Harapan, 9(1), 83–94.
Muhyiddin, M. (2023). Indonesia Employment Outlook 2024: Strengthening Employment Policy Post COVID-19 Pandemic and Government Transition. Indonesia Employment Outlook.
Qodriyah, L. (2018). Uji Pengaruh Pemberian Perasan Umbi Bit (beta vulgaris. L) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Mencit (mus musculus. L) dan Pemanfaatannya sebagai Media Edukasi Kesehatan Masyarakat. Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Rahman, I. F. (2023). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN KOMPLIKSI DM DI PUSKESMAS WEDI. Cohesin, 1(2), 153–161.
Rubiyanti, S. N. F. (2019). Pengaruh Pemberian Rebusan Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.) terhadap Kadar Gula Darah pada Mencit (Mus musculus). Universitas Muhammadiyah Surabaya.
SEPTIANI, B. C. (2018). PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA CUKA SALAK, METFORMIN DAN KOMBINASI CUKA SALAK DAN METFORMIN TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH HIPERGLIKEMI EFFECTIVITY COMPARISON BETWEEN SALAK (Salacca Zalacca) VINEGAR, METFORMIN AND THEIR COMBINATION OFSALAK (Salacca Zalacca) VINEGAR AND METFORMIN ON BLOOD GLUCOSE DECREMENT IN HYPERGLYCEMIC WHITE RATS. Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
Suntara, D. A. (2023). LITERATURE REVIEW: PENGARUH KULIT SALAK (SALACA ZALACCA) TERHADAP GLUKOSA DARAH. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(1), 263–270.
Suryani, A. N. W. (2020). Pengaruh Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata) Terhadap Kadar Glukosa Darah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Fridella Grace Natalia Tarigan, Meiyati Simatupang, Septi Septi, Marito Adelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

