Laporan Penelitian Puding Lidah Buaya (Aloe Verra) Dengan Penambahan Susu Kedelai Hitam (Glycine Sojja) Sebagai Makanan Selingan Penderita Diabetes Mellitus Tipe II
DOI:
https://doi.org/10.35335/lebah.v17i1.215Keywords:
Aloe Vera, Puding, Susu Kedelai Hitam, Diabetes Mellitus Tipe II, Makanan Selingan, Serat, Indeks Glikemik RendahAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk makanan selingan sehat berupa puding lidah buaya (Aloe vera) dengan penambahan susu kedelai hitam (Glycine max) sebagai alternatif bagi penderita Diabetes Mellitus (DM) tipe II. Penyakit DM tipe II merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah, sehingga diperlukan makanan yang rendah gula, tinggi serat, dan memiliki indeks glikemik rendah. Lidah buaya dikenal memiliki senyawa bioaktif seperti polisakarida dan antidioksidan yang berpotensi membantu mengatur kadar gula darah. Susu kedelai hitam kaya akan protein nabati, isoflavon, dan serat, sehingga dapat menunjang pengendalian glukosa darah dan meningkatkan nilai gizi puding. Metode penelitian ini meliputi tahap formulasi puding dengan berbagai konsentrasi susu kedelai hitam, pengujian organoleptik (rasa, aroma, tekstur, dan warna) menggunakan skala hedonik, serta analisis kandungan nutrisi (karbohidrat, protein, lemak, serat) dan kadar gula. Produk puding yang dihasilkan diuji untuk menilai tingkat penerimaan konsumen dan kesesuaian gizi bagi penderita DM tipe II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan susu kedelai hitam pada puding lidah buaya memberikan peningkatan cita rasa, aroma, dan tekstur, serta menghasilkan puding dengan kadar gula lebih rendah dan serat lebih tinggi dibandingkan puding konvensional. Tingkat penerimaan konsumen terhadap formulasi terbaik mencapai skor tinggi pada pengujian organoleptik, sehingga layak untuk dikonsumsi sebagai makanan selingan sehat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa puding lidah buaya dengan susu kedelai hitam dapat menjadi alternatif makanan selingan yang sehat, rendah gula, dan tinggi serat untuk penderita DM tipe II. Produk ini diharapkan dapat membantu penderita DM dalam menjaga kadar gula darah, meningkatkan kepatuhan diet, serta menyediakan variasi makanan yang menyenangkan dan bernutrisi.
References
Agustina, A. W., & Anjani, G. (2017). Cookies tepung beras hitam dan kedelai hitam sebagai alternatif makanan selingan indeks glikemik rendah. Diponegoro University.
Al-Baarri, A. N., Legowo, A. M., Abduh, S., & Rizqiati, H. (2020). Pembangunan Bidang Pertanian dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional. Indonesian Food Technologists.
Falah, F., & Apriana, R. (2022). Edukasi Pengelolaan Diet 3 J untuk Mengontrol Kadar Glukosa Darah pada Masyarakat Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Timur. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(5), 411–418.
Firda, A. A., Agustin, R., & Mundakir, S. K. (2016). PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) MENGGUNAKAN DIARY SI DM TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS (DM) TIPE 2 DI RW II DESA PADANGBANDUNG KECAMATAN DUKUN GRESIK. Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Herman, A. (2022). Pendidikan Kesehatan: Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus berbasis Video. Penerbit NEM.
Kriswiastiny, R., Hidayat, N. A., Mustofa, F. L., & Hermawan, D. (2022). Hubungan Lama Menderita Diabetes Melitus Dan Kadar Gula Darah Dengan Kadar Kolesterol Total Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Bandar Lampung Tahun 2021. Medical Profession Journal of Lampung, 12(3), 486–494.
Paramastuti, R. (n.d.). BAB 4 KARAKTERISTIK MUTU PANGAN, KOMPONEN MUTU PANGAN, DAN KERUSAKAN PANGAN. ILMU PANGAN ILMU PANGAN, 35.
Pratiwi, W. R., Hediningsih, Y., & Isworo, J. T. (2021). Hubungan kadar glukosa darah dengan kadar Hdl (High Density Lipoprotein) pada pasien Diabetes Melitus tipe 2. Jurnal Labora Medika, 5(1), 29–34.
RIMA TRI, P. S. (2024). PENGARUH PENAMBAHAN KURMA (Phoenix dactylifera) TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN KADAR PROKSIMAT PUDING LABU KUNING (Cucurbita moschata) DAN KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) SEBAGAI CAMILAN PADA PASIEN DM TIPE 2. Universitas Perintis Indonesia.
Rini, S., Manto, O. A. D., & Irawan, A. (2022). H Hubungan Pola Hidup Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Journal of Nursing Invention, 3(2), 82–88.
Runtu, A. R., Enggune, M., Pondaag, A., Lariwu, C., Sarayar, C., Pondaag, L., … Sumarauw, J. (2024). Penyuluhan kesehatan diabetes mellitus dan deteksi kadar gula darah pada lansia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 1492–1499.
SAJI, M. C., & WIDYASTUTI, A. (n.d.). PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN MAHASISWA BOGA UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TENTANG KONSUMSI.
Sari, A. E., Oktantia, D. E. N., Kusumowati, D., & Minati, S. D. (2022). Analisa Organoleptik Produk Es Krim Kedelai Hitam Dengan Penambahan Lidah Buaya. Jurnal Teknologi Pangan Dan Industri Perkebunan (LIPIDA), 2(1), 43–47.
Setiadi, E., Peniati, E., & Susanti, R. S. R. (2020). Pengaruh ekstrak kulit lidah buaya terhadap kadar gula darah dan gambaran histopatologi pankreas tikus yang diinduksi aloksan. Life Science, 9(2), 171–185.
Silalahi, M. (2021). Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe vera) sebagai Anti Mikroba dan Anti Diabetes Mellitus. EKSAKTA: Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran MIPA, 6(10), 1–9.
Suhendi, J. R. (2023). Potensi Daun Lidah Buaya (Aloe Vera L.) sebagai Suplemen untuk Mengurangi Risiko Sindrom Ovarium Polikistik. In Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi (Vol. 2, pp. 16–27).
Suriati, I. L. (2022). Gel Lidah Buaya Potensi dan Manfaatnya. Scopindo Media Pustaka.
Yuliana, A. S., & Sadiq, A. (n.d.). PENGARUH PEMBERIAN PUDING GLIPO TERHADAP PERUBAHAN GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS RUMAH SAKIT TIMAH PANGKALPINANG.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Riko Nababan, Meiyati Meiyati, Siti Nurhalija, Vikry Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

