Kampung Sumber Mulya sebagai sentra produksi pupuk organik di Distrik Kurik

Authors

  • Maya Sari Rupang Univeristas Musamus, Indonesia
  • Wa Ode Asryanti Wida Malesi Univeristas Musamus, Indonesia
  • Mani Yusuf Univeristas Musamus, Indonesia
  • Anwar Anwar Univeristas Musamus, Indonesia
  • Jefri Sembiring Univeristas Musamus, Indonesia
  • Abdul Rizal Univeristas Musamus, Indonesia
  • Adrianus Adrianus Univeristas Musamus, Indonesia
  • Johana Anike Mendes Univeristas Musamus, Indonesia
  • Daud A Passali Univeristas Musamus, Indonesia

Keywords:

Kotoran Ternak, Pupuk Organik, Sentra Produksi

Abstract

Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari sumber bahan organik seperti kotoran ternak maupun limbah pertanian. Pupuk organik sangat penting dikembangkan untuk meningkatkan produksi tanaman. Pemanfaatan pupuk organik telah dikembangkan dibeberapa daerah, tetapi bukan di Kabupaten Merauke khususnya di Distrik Kurik belum dikembangkan. Kampung Sumber Mulya  merupakan salah  satu Kampung di Distrik Kurik yang sebagaian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani dan peternak. Banyak limbah yang dihasilkan untuk dijadikan  sebagai pupuk organik yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Adanya potensi limbah tersebut, maka diperlukan edukasi ke masyarakat tentang pemanfaatan limbah ternak dan limbah pertanian sebagai pupuk organik. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan partisipasi aktif langsung oleh masyarakat. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan yaitu 1) melakukan sosialisasi awal, 2) penyuluhan dan demonstrasi pembuatan pupuk organik dan 3) melakukan pendampingan pengolahan kotoran ternak. Hasil Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam pembuatan pupuk organik dengan bahan-bahan yang tersedia di masyarakat. Rekomendansi kegiatan selanjutkan memanfaatkan pupuk organik pada budidaya berbagai tanaman sayuran.    

References

Agustin, H., Warid, Sugianto, R., & Syaidi, M. (2024). Pendampingan Formulasi Pupuk Organik Padat Limbah Sawit Pada Kelompok Petani Milenial (Desa Tabur Lestari, Sei Menggaris, Nunukan, Kalimantan Utara). Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 336–344. https://doi.org/10.24198/kumawula.v7i2.49008

Ekowati, N. Y., Widijastuti, R., Yusuf, M., Anwar, Adrianus, & Rizal, A. (2014). Respon Komponen Produksi Tanaman Tomat Yang Diberi Perlakuan Pupuk Organik Plus Response. Mediagro, 20(1), 40–51.

Herman, S., & Tjolleng, H. (2022). Sosialisasi Dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Padat Dari Limbah Sampah Pasar Youtefa Kota Jayapura. Abdimas Dinamis, 3(2), 18–25.

Rakian, T. C., Muhidin, Kilowasid, L. M. H., Resman, Ayu, G., Sutariati, K., 5, Leomo, S., 6, Rahni, N. M., Nuraida, W., Yusuf, M., Mandia, R., & W, K. P. P. (2023). PKM bimbingan teknis pembuatan POC limbah pertanian untuk peningkatan produksi tanaman jagung di desa Warambe. Journal Of Community Engagement, 5(1), 341–350.

Yusuf, M., Adrianus, Sembiring, J., Anwar, Malesi, W. O. A. W., Rupang, M. S., & Corina, T. (2024). Aplikasi Pupuk Organik Untuk Mengoptimalkan Pertumbuhan Tanaman Sawi Di Lahan Marginal Bermikoriza Insitu. Jurnal Agrotek Tropika, 12(2), 384–392. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/8685/5266

Downloads

Published

2025-03-13

Most read articles by the same author(s)