Bimbingan Teknis Pembuatan Pupuk Organik Cair sebagai Alternatif Nutrisi Hidroponik bagi Kelompok Wanita Tani Janang Indah Kabupaten Merauke
Keywords:
AB Mix; Hidroponik; Kelompok Wanita Tanita; POC;Abstract
Kelompok Wanita Tani Janang Indah adalah organisasi atau kelompok yang beranggotakan perempuan, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang memiliki kegiatan utama di bidang pertanian khusunya budidaya tanaman hortikultura dengan sistem hidroponik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan masyarakat dalam membuat pupuk organik cair sebagai nutrisi untuk budidaya hidroponik. Metode kegiatan yang dilakukan terdiri dari metode ceramah, diskusi dan demonstrasi praktik langsung di lapangan berupa pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) untuk mengurangi pengunaan AB Mix pada budidaya secara hidroponik, yang didasari oleh evaluasi awal sebagai landasan untuk menentukan posisi pengetahuan kelompok sasaran mengenai pembuatan pupuk organic cair. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Janang Indah dalam pembuatan dan aplikasi pupuk organik cair sebagai nutrisi dalam tanaman sayuran dengan sistem hidroponik. Tingkat pemahaman pemanfaatan pupuk organik cair meningkat dari 50% menjadi 85 %. Selain itu masyarakat juga dapat melaksanakan budidaya pertanian dengan menanam tanaman sayuran disekitar pekarangan mereka.
References
Akhyari, M. F. (2024). Implementasi Konsep Sosialisasi dalam Kehidupan Bermasyarakat. Jurnal Pendidikan Dan Ekonomi: Edunomi, 1(01), 30–40.
Arsyad, M., Nuddin, A., Fahmid, I. M., Salman, D., Pulubuhu, D. A. T., Unde, A. A., & Amiruddin, A. (2021). Keterkaitan peran antar lembaga dalam pembangunan pertanian di wilayah perbatasan Indonesia. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 28(1), 1–16.
Aulia, M., Bizurai, T., & Sudin, M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Pupuk Organik Cair Di Kampung Gunung Indah Rt 04. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LP UMJ, 1–5.
Bachtiar, M. H., Tjoneng, A., & Aminah, A. (2021). Aplikasi Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Sebagai Nutrisi Hidroponik Sistem Sumbu Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Selada (Lactuva sativa L.). AGrotekMAS Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 2(3), 45–52. https://doi.org/10.33096/agrotekmas.v2i3.212
Cahyawati, A. N., Kusuma, L., Widiyawati, S., Lustyana, A. T., Putro, W. W., Setyanto, N. W., Maghdiyyah, Z. A., Kirana, A. Z., Fitri, A. M., & Maulida, A. S. (2022). Pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk organik cair dengan pendekatan effective microorganisms yang berbasis sustainable manufacturing. Tekad Tek. Mengabdi, 1(1), 23–30.
Dwisvimiar, I., & Kusumaningsih, R. (2023). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi, 1(4), 679–690.
Ekowati, N. Y., Widijastuti, R., Yusuf, M., Adrianus, A., Resubun, M. L., Sembiring, J., Mendes, J. A., & Rizal, A. (2024). Pengaruh Pupuk Organik Plus terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat di Kabupaten Merauke. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 12(1), 14–21. https://doi.org/10.35138/paspalum.v12i1.662
Khoerunisa, F., & Widiastuti, N. (2023). Dampak Program Bantuan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Desa Cisero. Jurnal Comm-Edu, 6(2), 174–189.
Lamidi, L., Kurnianingsih, F., Adhayanto, O., Arianto, B., & Nazaki, N. (2024). Evaluasi dan Monitoring Pendekatan PESTEL dalam Strategi Pemberdayaan Masyarakat terhadap Ekowisata Mangrove di Desa Kelumu. Khidmat: Journal of Community Service, 1(2), 89–102.
Lumongga, N., & Syahrial, E. (2013). Pengaruh penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak tentang PHBS di Sekolah Dasar Negeri 065014 Kelurahan Namogajah Kecamatan Medan Tuntungan tahun 2013. Kebijakan, Promosi Kesehatan Dan Biostatistika, 2(1), 14398.
Novita Ratna Satiti, & Putri, V. P. (2022). Pemberdayaan Tanaman Hidroponik Pada Perumahan Emerald Garden Bumiayu - Kedungkandang. Studi Kasus Inovasi Ekonomi, 6(01), 43–50. https://doi.org/10.22219/skie.v6i01.20369
Paburru, D. (2024). Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Katokkon ( Capsicum chinense Jacq .) Secara Hidroponik Dengan Pengontrolan Nilai Ec ( Electrical Conductivity ). Agrtekbis, 12(4), 1036–1046.
Purnama, E. N., Irianto, A., Yusuf, M., Anwar, A., & Rizal, A. (2022). Pemberdayaan Petani melalui Pengolahan Jerami Padi menjadi Sentra Pupuk Organik di Kampung Kuper Distrik Semangga Merauke. Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 332–337. https://doi.org/10.37478/abdika.v2i4.2128
Rakian, T. C., Muhidin, Kilowasid, L. M. H., Resman, Ayu, G., Sutariati, K., 5, Leomo, S., 6, Rahni, N. M., Nuraida, W., Yusuf, M., Mandia, R., & W, K. P. P. (2023). PKM bimbingan teknis pembuatan POC limbah pertanian untuk peningkatan produksi tanaman jagung di desa Warambe. Journal Of Community Engagement, 5(1), 341–350.
Sembiring, J., Susanti, D. S., Prasetia, A., & Mendes, J. (2020). Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Serta Pestisida Nabati Untuk Menunjang Keamanan Pangan Di Kampung Nasem. Jurnal Dinamika Pengabdian Vol, 5(2).
Sutanto, T. (2015). Rahasia sukses budidaya tanaman dengan metode hidroponik. Bibit Publisher.
Waluyo, M. R., Nurfajriah, N., Mariati, F. R. I., & Rohman, Q. A. H. H. (2021). Pemanfaatan hidroponik sebagai sarana pemanfaatan lahan terbatas bagi Karang Taruna Desa Limo. IKRA-ITH ABDIMAS, 4(1), 61–64.
Zubaidah, S., Indah, V. F., & Laili, R. (2024). Partisipasi Pembangunan Infrastruktur Pedesaan Di Pedamaran Timur , Ogan Komering. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Studi Kebijakan (JIASK), 7(1), 69–86.

