Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Budidaya Tanaman Sayuran dengan Sistem Hidroponik Pada Kelompok Perempuan Papua Kreatif
Keywords:
Hidroponik, Kelompok Perempuan Papua Kreatif, Ketahanan Pangan, Pupuk Organik CairAbstract
Kelompok Perempuan Papua Kreatif merupakan kelompok tani di Kelurahan Kuda Mati yang beranggotakan perempuan-perempuan asal Papua, khususnya ibu rumah tangga, dengan fokus kegiatan pada bidang pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) sebagai alternatif pengganti larutan AB Mix pada budidaya tanaman hidroponik. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok sasaran adalah tingginya biaya produksi akibat ketergantungan terhadap penggunaan larutan AB Mix yang relatif mahal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta demonstrasi praktik langsung di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test terhadap 30 peserta, diperoleh peningkatan tingkat pengetahuan sebesar 86,7%, dengan persentase peserta yang memahami konsep dan manfaat pupuk organik meningkat dari 40% sebelum kegiatan menjadi 93,3% setelah kegiatan. Selain itu, keterampilan peserta dalam pembuatan POC meningkat hingga 90%, yang ditunjukkan melalui kemampuan seluruh peserta dalam menghasilkan produk pupuk organik cair secara mandiri. Luaran kegiatan mencakup: (1) produk pupuk organik cair berbasis bahan lokal seperti daun gamal, daun pepaya, dan limbah dapur; (2) penyusunan modul pelatihan pembuatan POC untuk budidaya hidroponik; serta (3) perubahan perilaku anggota kelompok dalam pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku pupuk dan pengurangan ketergantungan terhadap pupuk anorganik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesadaran lingkungan peserta, sehingga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan penerapan prinsip pertanian berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
References
Abdullah, A., & Andres, J. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca Sativa L) Secara Hidroponik. Jurnal PENDAS: Pendidikan Dasar, 3(1), 21–27.
Furoidah, N. (2018). Efektivitas penggunaan ab mix terhadap pertumbuhan beberapa varietas sawi (Brassica sp.). Prosiding Seminar Nasional UNS, 2(1), 239–246.
Hidayanti, L., & Kartika, T. (2019). Pengaruh Nutrisi AB Mix Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) secara Hidroponik. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 16(2), 166. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v16i2.3214
Ilhamdi, M. L., Khairuddin, K., & Zubair, M. (2020). Pelatihan penggunaan pupuk organik cair (POC) sebagai alternatif pengganti larutan nutrisi AB mix pada pertanian sistem hidroponik di BON Farm Narmada. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services), 2(1), 11–15.
Kemala, N., Mulyani, M., & Falah, A. A. (2022). Perbandingan Struktur Biaya dan Pendapatan Usahatani Sawi Pakcoy (Brassica chinensis L.) Metode Hidroponik dan Konvensional di Kota Jambi. Jurnal MeA (Media Agribisnis), 7(2), 77–88.
Marbun, N., Mayari, F. A., Fitriah, F., Novani, S., Adlini, M. N., & Khairuna, K. (2022). Hidroponik Dan Aquaponik Sederhana: Solusi Budidaya Sayur Di Lahan Terbatas Dalam Skala Rumah Tangga. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(8), 2834–2843.
Pasambo, P. E., & Oktavianus. (2025). Pengaruh Perbandingan Ab Mix Dan Pupuk Organik Cair Air Leri Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Paprika (Capsicum Annum L.) Dengan Sistem Hidroponik. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(11), 8499–8504.
Pohan, S. A., & Oktoyournal, O. (2019). Pengaruh Konsentrasi Nutrisi A-B Mix Terhadap Pertumbuhan Caisim Secara Hidroponik (Drip system). Lumbung, 18(1), 20–32. https://doi.org/10.32530/lumbung.v18i1.179
Razali, I., & Fithria, D. (2023). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Ekstrak Daun Gamal (Gliricidia sepium) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.) The Effect of Liquid Organic Fertilizer Fertilizer Gamal (Gliricidia sepium) Leave Extract on The Growth of La. Jurnal Ilmiah Pertanian, 19(1), 25–27.
Rehatta, H., Lawalata, I. J., & Hiwy, A. (2023). Pengaruh pemberian konsentrasi nutrisi AB Mix dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (brassica rapa) dengan sistem hidroponik. Jurnal AGROLOGIA, 12(1), 36–43.
Rohim, A. N. (2022). Program Metroponik: Edukasi Hidroponik Berbasis Vokasional dalam Pembentukan Jiwa Wirausaha Santri Pondok Madania Yogyakarta. Warta LPM, 25(2), 175–186. https://doi.org/10.23917/warta.v25i2.643
Roidah Syamsu, I. (2014). Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik - Penelusuran Google. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO, 1(2), 43–50. https://www.google.com/search?safe=strict&sxsrf=ALeKk006rdIsPX-1phbv9pgjQm4O23_aAQ%3A1602555074076&ei=wgyFX8GlBIDTz7sPu9OGqAI&q=Pemanfaatan+Lahan+Dengan+Menggunakan+Sistem+Hidroponik&oq=Pemanfaatan+Lahan+Dengan+Menggunakan+Sistem+Hidroponik&gs_lcp=CgZwc3k
Seni, I. A. Y., Atmaja, I. W. D., & Sutari, N. W. S. (2013). Analisis Kualitas Larutan Mol (Mikoorganisme Lokal) Berbasis Daun Gamal (Gliricidia Sepium). Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 2(2), 135–144. http://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT
Siregar, M. H. F., & Novita. (2021). Sosialisasi Budidaya Sistem Tanam Hidroponik dan Vertikultur. Pengabdian Masyarakat, 3(1), 113–117.
Utami Nugraha, R., & Dinurrohman Susila, A. (2015). Sumber Sebagai Hara Pengganti AB mix pada Budidaya Sayuran Daun Secara Hidroponik. Jurnal Hortikultura Indonesia, 6(1), 11–19. https://doi.org/10.29244/jhi.6.1.11-19
Wulandari, R., Fifintari, F. R., & Buddhisatyarini, T. (2022). Empowerment of urban communities in utilizing small courtyards with hydroponic technology. Community Empowerment, 7(8), 1294–1303.
Zahroh, F., Kusrinah, K., & Setyawati, S. M. (2018). Perbandingan Variasi Konsentrasi Pupuk Organik Cair dari Limbah Ikan Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.). Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology, 1(1), 50. https://doi.org/10.21580/ah.v1i1.2687

